

MALANG – MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS
Di balik seragam Persit yang bersahaja, tersimpan jiwa seni yang luar biasa. AdalahIbuSriAstuti,istridariKoptuArifArianto,seoranganggotaPersitKartika ChandraKiranaCabangXXVIIIYonkes2KoorcabDivif2PGKostrad,yangkini menjadi buah bibir berkat ketekunannya melestarikan budaya bangsa melalui batik tulisbermerek “Brilliyans”.

Lahir dan dibesarkan di Pacitan, Jawa Timur, kedekatan Ibu Sri dengan dunia tekstil dimulaisejakiadudukdibangkuSMKNegeri 1 Pacitan. Di sanalah ia pertama kali jatuhcintapadaaromamalam(lilinbatik) danliukancantingdiataskain.Bakatnyakianterasahsaatiamelanjutkanstudidi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Ada cerita menarik saat ia masih berstatus mahasiswa.
Karya pertamanya justru dibeli oleh dosennya sendiri pada tahun 2007. Kepercayaan sang dosen menjadi pemantik semangat bagi Ibu Sri untuk mulai rutin ikut pameran dan memperkenalkan karyanya di berbagai kota besar seperti Yogyakarta, Solo, hingga Jakarta.

NamadariSangBuahHati
Setelah dipersunting Koptu Arif Arianto, ia harus mengikutisangsuamibertugasdiYonkes2Divif2Kostrad, Malang. Namun, kepindahan itu tak menyurutkan langkahnya. Justru di tahun 2014, ia meresmikan label batiknya dengan nama “Brilliyans”. “Namaitudiambildarinamaanaksaya,Abrilliyan.Bagi saya, dia adalah sosok yang selalu ada dan menguatkansaya.Brilliyanberartibatikyangpenuhmaknadankecerdasan,” ungkap Ibu Sri dengan mata berbinar.
Di Malang, Ibu Sri tak hanya memproduksi batik, ia juga meluangkan waktu untuk mengajar rekan-rekan sesama anggota Persit di asrama. Berkat dukungan penuh dari satuan, Pembina, serta Ketua Persit KCK Koorcab Divif 2 PG Kostrad, ia terus bersemangat berkarya dan mulai merambah motif khas Malang dan Batu.
DariPengalunganBatikhinggaDipakaiKASAD
Ratusan helai batik tulis telah lahir dari tangan Ibu Sri yang terampil. Kebanggaan luar biasa ia rasakan saat produk “Brilliyans” terpilih untuk digunakan dalam acara-acara protokoler, mulai dari pengalungan batik tamu VIP hingga dikenakan oleh tokoh-tokoh penting.

Salah satunya oleh Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ibu Uli Pandjaitan, hingga KASAD, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, pernah mengenakan batik tulis dari asrama Yonkes 2 Malang ini.
Tak heran, kini ia terpilih menjadi salah satu pelaku UMKM unggulan dalam acara bergengsi ‘Persit Bisa Vol II 2026’. Ajang ini merupakan wadah apresiasi tertinggi bagi kreativitas istri prajurit di level nasional yang tahun ini mengusung tema besar ‘Wastra Nusantara’. Melalui proses kurasi yang sangat ketat dari seluruh Indonesia, ‘Persit Bisa’ akan diselenggarakan dalam satu pekan ke depan selama tiga hari, yakni pada tanggal7-9 Mei 2026 di Jakarta.
Kini, melalui brand Brilliyans, Ibu Sri Astuti membuktikan bahwa menjadi istri prajurit bukan hambatan untuk terus berkarya. Baginya, setiap titik malam di atas kain adalahdoadanharapanuntukmasadepanyanglebihcerah,secerdasnamayangia sematkan pada label kebanggaannya.
(CBN)





