PORTAL POLSEK

Aiptu Ahmad Abadi Blusukan ke Daerah Terpencil, Fakta Soal Bansos Bikin Prihatin

Bondowoso – MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS

Di tengah derasnya arus informasi media sosial, sebuah pesan sederhana justru melahirkan aksi kemanusiaan yang menyentuh. Berbekal laporan dari seorang warga, Aiptu Ahmad Abadi, S.H., Bhabinkamtibmas Polsek Curahdami Polres Bondowoso yang akrab disapa Mas Bhabin, menembus pelosok Kecamatan Tegalampel untuk memastikan langsung kondisi sejumlah warga lanjut usia yang hidup dalam keterbatasan dan diduga belum pernah menikmati bantuan sosial, Selasa (14/7/2026).

Aksi kemanusiaan itu bermula saat Mas Bhabin menerima pesan melalui akun TikTok miliknya. Laporan tersebut disampaikan oleh Riskiana, warga Dusun Jabun, Desa Klabang, Kecamatan Tegalampel, yang menginformasikan adanya sejumlah lansia dan warga kurang mampu dengan kondisi kehidupan yang sangat memprihatinkan serta membutuhkan uluran tangan.

Aiptu Ahmad Abadi Blusukan ke Daerah Terpencil, Fakta Soal Bansos Bikin Prihatin

Tanpa menunggu lama, Aiptu Ahmad Abadi berangkat seorang diri mengendarai sepeda motor menembus jalan sempit dan medan yang cukup menantang menuju lokasi. Sesampainya di Dusun Jabun, ia disambut oleh Riskiana bersama suaminya. Keduanya kemudian mendampingi perjalanan dari rumah ke rumah, menunjukkan kediaman para warga yang membutuhkan sekaligus ikut membantu membawakan paket sembako hingga seluruh bantuan tersalurkan.

Rumah yang dikunjungi antara lain milik Bu Katik, Bu Darrus, Bu Ayani, Bu Samud, Bu Rumyana, dan Bu Tori. Sebagian besar merupakan janda lanjut usia yang hidup seorang diri, tidak memiliki pekerjaan tetap, dan menjalani kehidupan dalam keterbatasan ekonomi.

Sebagai bentuk kepedulian, Mas Bhabin menyerahkan paket sembako berisi beras, minyak goreng, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya guna membantu memenuhi kebutuhan sehari hari para lansia tersebut.

Di balik aksi sosial itu, Mas Bhabin menemukan fakta yang memerlukan perhatian bersama. Berdasarkan pengakuan sejumlah warga, mereka mengaku sudah cukup lama tidak pernah menerima bantuan sosial meski kondisi ekonomi mereka sangat memprihatinkan.

Temuan tersebut bukan kali pertama dijumpai Aiptu Ahmad Abadi. Selama aktif melaksanakan kegiatan sosial di berbagai wilayah Kabupaten Bondowoso, ia mengaku beberapa kali menemukan warga kurang mampu di sejumlah desa lain yang juga menyampaikan bahwa mereka belum pernah menerima bantuan sosial, meski memenuhi kriteria sebagai masyarakat yang layak memperoleh perlindungan dari negara.

Aiptu Ahmad Abadi Blusukan ke Daerah Terpencil, Fakta Soal Bansos Bikin Prihatin

Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat pemerintah telah menyediakan berbagai program perlindungan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat, hingga bantuan bagi lanjut usia dan penyandang disabilitas. Karena itu, evaluasi dan pemutakhiran data penerima manfaat dinilai menjadi langkah penting agar bantuan benar benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Aiptu Ahmad Abadi berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi dalam melakukan verifikasi dan validasi data sehingga tidak ada lagi warga yang layak menerima bantuan justru terlewat dari pendataan.

“Bantuan sosial merupakan bentuk kehadiran negara bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan. Karena itu, pendataan harus dilakukan secara cermat, objektif, dan berdasarkan kondisi riil di lapangan. Saya berharap pemerintah desa, kecamatan, hingga instansi terkait dapat bersinergi memperbarui data secara berkala agar setiap program benar benar menyentuh warga yang paling membutuhkan. Ketika data akurat, keadilan sosial akan lebih mudah diwujudkan dan tidak ada lagi masyarakat yang merasa terabaikan,” ujar Aiptu Ahmad Abadi saat ditemui wira wiri entertainment.

Ia juga mendorong pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta instansi terkait untuk terus melakukan pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), memperkuat verifikasi lapangan, memperluas sosialisasi mengenai hak masyarakat terhadap program bantuan, serta meningkatkan pengawasan agar proses penyaluran berlangsung transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Kepedulian yang ditunjukkan Mas Bhabin kembali menegaskan bahwa tugas seorang Bhabinkamtibmas tidak berhenti pada menjaga keamanan dan ketertiban. Lebih dari itu, kehadirannya menjadi jembatan empati yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai solusi atas persoalan sosial. Langkah sederhana yang dilakukan dengan hati mampu menghadirkan harapan baru bagi mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan, sekaligus mengingatkan bahwa kepedulian adalah fondasi utama membangun masyarakat yang lebih adil, berdaya, dan sejahtera

(cahptw CBN news)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button