PORTAL TNI

Danramil 19/Sawang Hadiri Peusijuk Jembatan Garuda, Simbol Kebangkitan Masyarakat Pasca Banjir Bandang

Aceh Utara – MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS

Danramil 19/Sawang Kodim 0103/Aceh Utara, Kapten Inf Syamsul Hamdani, menghadiri prosesi Peusijuk Jembatan Gantung Garuda di Dusun Lhok Drien, Desa Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur sebagai tanda selesainya pembangunan jembatan yang menjadi akses penting bagi masyarakat.

Jembatan Garuda dibangun untuk menggantikan jembatan sebelumnya yang rusak akibat bencana banjir bandang. Rusaknya akses penghubung tersebut sempat menyulitkan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga kebutuhan sehari-hari.

Prosesi Peusijuk dihadiri Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D., yang diwakili Danramil 19/Sawang Kapten Inf Syamsul Hamdani, Geuchik Riseh Tunong beserta perangkat gampong, Imum Mukim Sawang Utara Waled Rajudin, perwakilan kontraktor, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga Desa Riseh Tunong yang menyambut dengan penuh antusias selesainya pembangunan jembatan tersebut.

Danramil 19/Sawang Hadiri Peusijuk Jembatan Garuda, Simbol Kebangkitan Masyarakat Pasca Banjir Bandang

Dalam kesempatan itu, Kapten Inf Syamsul Hamdani menyampaikan bahwa keberadaan Jembatan Garuda diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. “Jembatan ini bukan hanya sebagai sarana penghubung, tetapi juga menjadi penunjang aktivitas pendidikan, perekonomian, dan mobilitas masyarakat sehari-hari. Semoga keberadaannya dapat membawa manfaat yang berkelanjutan bagi warga,” ujarnya.

Kebahagiaan warga semakin terlihat saat dilakukan uji coba melintasi jembatan menggunakan kendaraan dinas Danramil 19/Sawang. Sorak gembira dan tepuk tangan masyarakat mengiringi kendaraan yang melintas dengan aman sebagai tanda bahwa akses yang selama ini dinantikan kini telah kembali tersedia.

Di lokasi yang dahulu menjadi saksi dahsyatnya banjir bandang, kini berdiri kokoh Jembatan Garuda sebagai simbol kebersamaan, kepedulian, dan semangat bangkit masyarakat Sawang dalam menatap masa depan yang lebih baik.

(CBN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button