

Bondowoso – MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS
Kepulan asap yang awalnya terlihat tipis dari sudut gudang berujung menjadi kobaran api besar yang meluluhlantakkan bangunan penyimpanan tembakau milik PT Sadhana Arifnusa di Dusun Wringin Tapung, Desa Pancoran, Kecamatan Bondowoso, Senin (22/6/2026) petang. Dalam hitungan jam, si jago merah menghanguskan hampir seluruh isi bangunan dengan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah karyawan dan petugas kebersihan sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu mereka melihat kepulan asap muncul dari sisi utara gudang, namun sumber pasti asap belum dapat diidentifikasi sehingga belum menimbulkan dugaan adanya kebakaran besar.

Situasi berubah drastis sekitar pukul 17.40 WIB. Karyawan yang berada di lokasi menyadari api telah muncul di dalam gudang dan dengan cepat merambat ke berbagai bagian bangunan. Material yang tersimpan di dalam gudang, seperti kayu palet dan meja inspeksi tembakau, diduga mempercepat penyebaran api.
Menjelang pukul 18.00 WIB, kobaran api semakin membesar dan melahap hampir seluruh bangunan gudang. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu segera melaporkan insiden tersebut kepada petugas pemadam kebakaran dan kepolisian.
Merespons laporan warga, tiga unit mobil pemadam kebakaran bersama satu unit Armoured Water Cannon (AWC) milik Polres Bondowoso diterjunkan ke lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 18.50 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merembet ke area lain di sekitar lokasi.
Dalam kejadian tersebut, Kepala Dusun Wringin Tapung, Hafid (52), dan seorang warga bernama Eksandi (30) turut menjadi saksi. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan.

Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang cukup besar. Bangunan gudang beserta sejumlah barang yang tersimpan di dalamnya mengalami kerusakan parah dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta.
Saat ini, petugas kepolisian bersama tim terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Proses identifikasi dan pengumpulan keterangan saksi terus dilakukan guna memastikan sumber awal munculnya api.
Kapolres Bondowoso mengimbau seluruh pemilik usaha, gudang, maupun bangunan penyimpanan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik dan penyimpanan bahan mudah terbakar.
“Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan dan pencegahan harus menjadi prioritas utama. Kami mengajak seluruh pemilik bangunan untuk rutin memeriksa instalasi listrik, menyediakan sarana pemadam awal, serta meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan kerja. Langkah kecil dalam pencegahan dapat menghindarkan kerugian yang jauh lebih besar,” tegas Kapolres Bondowoso dihadapan awak media masbhabinnews.

Peristiwa ini sekaligus menjadi alarm penting bagi seluruh pelaku usaha agar semakin memperhatikan standar keamanan bangunan dan mitigasi risiko kebakaran. Dengan kesiapsiagaan yang baik serta kepedulian bersama, potensi terjadinya kebakaran besar dapat diminimalkan sehingga keselamatan masyarakat dan aset usaha tetap terjaga
(cahptw CBN)


