

TATAPAAN — MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS
Dalam rangka mendukung penanganan dampak banjir tepatnya 1/8/ 2025, Pemerintah Desa Wawontulap, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan, menggelar kegiatan bakti sosial dengan membersihkan puing-puing dan sampah yang menumpuk di sepanjang aliran sungai.
Hukum Tua Desa Wawontulap, Beatrics Ratu, mengerahkan masyarakat bersama perangkat desa untuk turun langsung melakukan pembersihan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi terjadinya penyumbatan aliran sungai yang dapat memperparah risiko banjir.
Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, masyarakat bersama perangkat desa bergotong royong mengangkat sampah, puing-puing, serta material lainnya yang menghambat aliran sungai.
Hukum Tua Beatrics Ratu mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi potensi terjadinya banjir.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya aliran sungai. Jangan membuang sampah sembarangan karena dampaknya bisa merugikan kita semua. Melalui bakti sosial ini, kami ingin membangun kesadaran dan semangat gotong royong masyarakat,” ujar Beatrics Ratu.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga kebersihan lingkungan Desa Wawontulap tetap terjaga dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga aliran sungai.
Pemerintah Desa Wawontulap mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah maupun material lainnya ke aliran sungai.
(Derby)





