PORTAL DAERAH

Rutan Buntok Resmi Tutup Program Pesantren Ramadan 2026 bagi WBP

Buntok – MEDIA COBRA NHAYANGKARA NEWS

Rutan Kelas IIB Buntok secara resmi menutup Program Kegiatan Pesantren Ramadan Tahun 2026 bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sebagai bagian dari upaya pembinaan kepribadian berbasis keagamaan.
Senin, (02/03/2026)

Kegiatan penutupan berlangsung khidmat dan penuh makna dengan rangkaian acara yang tertata rapi.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an (Juz Amma), dilanjutkan dengan pembacaan khatam (tamat) tadarus Al-Qur’an oleh para peserta pesantren Ramadan.

Suasana religius semakin terasa ketika seluruh rangkaian pembukaan ditutup dengan pelaksanaan salat Zuhur berjamaah.

Sambutan disampaikan oleh Ketua Program Pesantren Ramadan yang juga menjabat sebagai Ketua STAI Al Ma’arif Buntok, Drs. Amrullah, M.Pd. ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan kesungguhan para WBP dalam mengikuti seluruh rangkaian pesantren Ramadan.

Rutan Buntok Resmi Tutup Program Pesantren Ramadan 2026 bagi WBP

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman keagamaan, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak yang lebih baik sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIB Buntok, Febryanto, A.Md.IP., S.H., M.H. Dalam arahannya, Karutan menegaskan bahwa program pesantren Ramadan merupakan bagian penting dari program pembinaan di Rutan Buntok.

Dijelaskannya bahwa bagi WBP yang beragama Islam, kemampuan membaca Al-Qur’an menjadi salah satu syarat dalam pengurusan program Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), Cuti Menjelang Bebas (CMB/CMK), serta program integrasi lainnya.

Lebih lanjut, Karutan menekankan bahwa pembinaan keagamaan di Rutan Buntok tidak hanya diperuntukkan bagi WBP beragama Islam, namun juga tersedia program pembinaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing WBP, sebagai wujud pemenuhan hak beribadah dan pembinaan yang berkeadilan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan penyerahan sertifikat Pesantren Ramadan kepada para peserta. Sertifikat tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan WBP sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan keberhasilan mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pesantren Ramadan Tahun 2026.

Dengan berakhirnya program ini, diharapkan para WBP dapat mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.

Pewarta : Sawalun D lihun

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button