

Aceh Utara – MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS
Kebersamaan antara prajurit TNI dan rakyat kembali terpatri kuat dalam pembangunan Jembatan Perintis di Desa Cot Bada, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Lewat kerja keras jajaran Koramil 29/Langkahan bersama warga setempat, pengerjaan fasilitas penyeberangan yang sangat dinantikan ini telah menembus progres fisik 60,5 persen. Sabtu (12 September 2026).
Jembatan penghubung utama bagi mobilitas warga ini dirancang memiliki panjang 35 meter, lebar 1,2 meter, serta tinggi 14 meter. Kekuatan utamanya ditopang oleh struktur fondasi abutment berukuran panjang 2 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 2 meter agar aman dilintasi masyarakat dalam berbagai kondisi.
Semangat gotong royong tampak jelas di lokasi pembangunan. Babinsa Koramil 29/Langkahan, Koptu Iqbal, terjun langsung mendampingi dan bahu-membahu bersama warga. Koptu Iqbal memantau dari dekat proses perakitan tiang besi yang menjulang tinggi, sembari bertukar pikiran dengan para pekerja di area konstruksi.

Fokus pengerjaan saat ini meliputi penanaman besi kuda-kuda dan pengelasan kerangka utama jembatan. Meski dihadapkan pada tantangan struktur bangunan yang tinggi, kekompakan antara TNI dan masyarakat tak surut demi merampungkan akses vital desa tersebut.
Koptu Iqbal menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga yang terus menyokong pengerjaan jembatan ini. “Jembatan ini adalah milik bersama. Kebersamaan kami dengan warga dalam penanaman besi kuda-kuda dan pengelasan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan gotong royong, pembangunan desa bisa kita percepat,” tegasnya.
Hadirnya Jembatan Perintis ini diharapkan menjadi angin segar bagi masa depan Desa Cot Bada. Jalur penyeberangan yang kokoh ini bakal mempermudah anak-anak pergi sekolah, memperlancar angkutan hasil tani, serta mempererat tali silaturahmi antarwilayah di Kecamatan Langkahan.
(CBN)





