PORTAL TNI

Nuansa Merah Putih Di Atas Sungai, Prajurit Zipur Dan Babinsa Percantik Jembatan Bailey Dewantara

Aceh Utara – MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS

Semangat pantang menyerah dalam misi kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh prajurit-prajurit tangguh TNI di Kabupaten Aceh Utara. Jembatan Bailey yang menjadi tumpuan harapan warga Desa Bluka Teubai dan Desa Glumpang Sulu Timur kini tampil semakin gagah. Memasuki hari Kamis (26/2/2026), para prajurit di lapangan mulai memberikan sentuhan akhir yang artistik namun penuh makna pada struktur baja jembatan yang sempat terputus akibat terjangan banjir tersebut.

Nuansa Merah Putih Di Atas Sungai, Prajurit Zipur Dan Babinsa Percantik Jembatan Bailey Dewantara

Operasi “mempercantik” infrastruktur ini dilakukan secara gotong royong oleh 10 personel ahli dari Yonzipur 17/AD di bawah pimpinan Serka Hasibuan. Tidak ketinggalan, sosok yang selalu lekat dengan warga, Babinsa Koramil 03/Dewantara Kodim 0103/Aceh Utara, Serka Joko Susilo, turut terjun langsung menggenggam kuas. Kehadiran para prajurit ini menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya mahir dalam membangun konstruksi yang kokoh, tetapi juga detail dalam memberikan perlindungan material agar jembatan tahan lama menghadapi cuaca ekstrem.

Fokus kegiatan hari ini benar-benar memberikan warna baru di lokasi. Personel gabungan sukses melaksanakan pengecatan warna merah (tahap menimpa) untuk memastikan ketebalan warna yang solid, disusul dengan pengerjaan cat warna putih pada sisi-sisi jembatan. Kombinasi warna Merah dan Putih ini tidak hanya dipilih karena estetika, tetapi juga sebagai simbol kehadiran negara dan semangat nasionalisme di tengah pemulihan pasca-bencana. Berkat kerja keras tersebut, progres pengecatan kini telah melesat mencapai angka 60%.

Nuansa Merah Putih Di Atas Sungai, Prajurit Zipur Dan Babinsa Percantik Jembatan Bailey Dewantara

Meskipun matahari mulai terbenam di ufuk barat Dewantara, rencana kerja untuk hari esok sudah dipetakan dengan matang. Personel akan kembali dikerahkan untuk melanjutkan pengecatan warna putih (tahap menimpa) guna menyempurnakan kualitas lapisan cat. Hal ini dilakukan agar jembatan tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga tampil bersih dan rapi saat nantinya dioperasikan secara penuh oleh masyarakat sebagai jalur utama mobilitas warga antar-desa.

Di sela-sela kegiatan, Serka Joko Susilo menyampaikan bahwa kepuasan terbesar prajurit adalah melihat senyum warga saat melihat akses jalan mereka kembali normal dan Jembatan ini adalah urat nadi warga.

(cahptw CBN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button