PORTAL POLRES

Pengukuhan MUI Jadi Momentum AKBP Aryo Dwi Wibowo Pererat Kolaborasi Ulama dan Polri

BONDOWOSO – MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS

Komitmen Polri dalam mempererat hubungan dengan para ulama dan memperkuat kehidupan beragama di tengah masyarakat kembali ditunjukkan Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. Kehadirannya dalam Pengukuhan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan se Kabupaten Bondowoso Masa Khidmat 2026–2031 menjadi bukti nyata bahwa sinergi ulama dan aparat keamanan merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan stabilitas daerah.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) di Aula Sabha Bina Praja Pemerintah Kabupaten Bondowoso tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua Umum DP MUI Kabupaten Bondowoso KH. Asyari Fasha, Lc., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, unsur TNI, para camat, serta puluhan pengurus MUI dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bondowoso.

Pengukuhan MUI Jadi Momentum AKBP Aryo Dwi Wibowo Pererat Kolaborasi Ulama dan Polri

Kapolres Bondowoso hadir sebagai bentuk dukungan Polri terhadap penguatan kelembagaan MUI dalam menjalankan fungsi pembinaan umat, menjaga kerukunan antarumat beragama, sekaligus mempererat kolaborasi antara ulama, pemerintah, dan aparat keamanan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang tetap kondusif.

Prosesi pengukuhan diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al Qur’an, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Umum DP MUI Kabupaten Bondowoso sebelum pengurus MUI Kecamatan dikukuhkan secara resmi oleh Ketua Umum DP MUI Kabupaten Bondowoso.

Sebanyak 23 kepengurusan MUI Kecamatan dikukuhkan untuk mengemban amanah selama masa khidmat 2026–2031. Masing masing kecamatan diwakili tiga orang pengurus, yakni Ketua, Sekretaris, dan Bendahara.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DP MUI Kabupaten Bondowoso KH. Asyari Fasha, Lc., mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta mampu menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, MUI Kecamatan diharapkan terus memperkuat koordinasi dengan Forkopimcam, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat sehingga mampu menjadi wadah pemersatu umat yang mengedepankan musyawarah, pelayanan, serta menjaga harmoni kehidupan beragama.

Pengukuhan MUI Jadi Momentum AKBP Aryo Dwi Wibowo Pererat Kolaborasi Ulama dan Polri

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa Polri akan terus membangun sinergi yang erat bersama para ulama sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ulama memiliki peran besar dalam menjaga persatuan, menanamkan nilai nilai kebangsaan, serta membimbing masyarakat menuju kehidupan yang damai dan harmonis. Polri berkomitmen terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan MUI demi menciptakan Bondowoso yang aman, sejuk, religius, dan kondusif,” tegas AKBP Aryo kepada awak media masbhabinnews.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama menjaga persaudaraan, mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, serta menolak berbagai bentuk provokasi yang dapat memecah persatuan.

Dikenal sebagai sosok yang aktif hadir dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, keagamaan, maupun memenuhi undangan dari berbagai elemen masyarakat, AKBP Aryo Dwi Wibowo terus menunjukkan komitmennya membangun kedekatan dengan warga. Kehadirannya tidak hanya sebagai representasi institusi Polri, tetapi juga sebagai bentuk penguatan komunikasi, silaturahmi, dan kolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat demi terciptanya keamanan yang berkelanjutan.

Pengukuhan MUI Jadi Momentum AKBP Aryo Dwi Wibowo Pererat Kolaborasi Ulama dan Polri

Kegiatan berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Momentum pengukuhan ini diharapkan semakin memperkuat peran MUI sebagai mitra strategis Polri dalam membangun kehidupan beragama yang damai, mempererat persatuan umat, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Bondowoso.

Sinergi yang terus terjalin antara Polri, ulama, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan Bondowoso yang religius, harmonis, dan semakin maju. Sebab, ketika ulama dan aparat berjalan beriringan, kepercayaan masyarakat tumbuh, persatuan semakin kokoh, dan keamanan akan menjadi pondasi bagi kemajuan daerah

(cahptw CBN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button