

Minahasa Selatan, Tatapaan // COBRA BHAYANGKARA NEWS
Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMP se-Kabupaten Minahasa Selatan resmi digelar hari ini, Jumat (18/7/2025), di Kecamatan Tatapaan.
Lokasi kegiatan kali ini dipusatkan di SMP Negeri 4 Tatapaan Desa Wawontulap, dan dihadiri oleh seluruh kepala sekolah dari 83 SMP yang tersebar di wilayah Minahasa Selatan.
Kegiatan penting ini dibuka dengan ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Grety Tarore, S.Th., yang dalam khotbahnya menekankan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas, serta peran strategis kepala sekolah dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan yang bermutu.
Setelah ibadah, seluruh peserta MKKS menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai nasionalisme dalam dunia pendidikan.
Ketua MKKS Kabupaten Minahasa Selatan, Sonny M. Umboh, M.A.P, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah kebijakan pendidikan, terutama dalam menghadapi implementasi kurikulum terbaru yang berbasis pada pembelajaran mendalam.

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Se-Kabupaten Minahasa Selatan Digelar di Tatapaan: Bahas Kurikulum Baru dan Strategi Pembelajaran Mendalam
“Perubahan kurikulum ini menyesuaikan dengan perkembangan zaman, serta tantangan dunia global. Maka pendekatan yang kita gunakan adalah pembelajaran mendalam dengan menekankan rumus 8334,” ungkap Umboh.
Rumus 8334 yang dimaksud terdiri atas:
8.Dimensi Profil Pelajar Pancasila
3.Prinsip Pembelajaran Mendalam
3.Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam
4.Kerangka Pembelajaran Mendalam
Rumus ini diharapkan dapat menjadi pedoman utama dalam mengembangkan pembelajaran yang bukan hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga karakter, kompetensi abad 21, dan relevansi dengan dunia nyata.
Sekretaris MKKS Vicky Sangkoy, M.Pd, juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi forum strategis untuk saling berbagi praktik baik antar sekolah dalam menyusun perangkat pembelajaran, mengelola manajemen sekolah, serta mengatasi tantangan implementasi kurikulum baru di lapangan.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 4 Tatapaan Deisje Sumondakh, S.Pd, yang adalah tuan rumah MKKS dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi dipilihnya Kecamatan Tatapaan sebagai lokasi penyelenggaraan MKKS kali ini. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya meningkatkan kualitas manajerial kepala sekolah, tetapi juga memperkuat jejaring kerja dan kolaborasi lintas sekolah.

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Se-Kabupaten Minahasa Selatan Digelar di Tatapaan: Bahas Kurikulum Baru dan Strategi Pembelajaran Mendalam
“Ini bukan sekadar forum diskusi, tapi juga ajang berbagi visi dan misi pendidikan di daerah. Kami di Tatapaan sangat bangga bisa menjadi tuan rumah,” ujar Sumondakh.
Dengan suasana yang penuh semangat, kegiatan MKKS ini diharapkan membawa angin segar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Minahasa Selatan. Perubahan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman, serta pemahaman kolektif para kepala sekolah terhadap pendekatan pembelajaran mendalam, diharapkan akan berdampak langsung pada mutu pendidikan dan kualitas lulusan SMP di seluruh Minsel.
Kegiatan MKKS ini dijadwalkan berlangsung hingga sore hari dengan sesi-sesi panel, diskusi kelompok, dan workshop teknis seputar penyusunan modul ajar berbasis kurikulum baru.
(Redaksi – Demsy Mewengkang)





