PORTAL DAERAH

Diduga Ada Kepentingan, Warga Tuntut Ketua dan Sekertaris Panitia Penjaringan BPD Mundur

Banyuwangi – MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS

Aksi Spontanitas dari Ketua Rukun Tetangga,Rukun Warga se Desa  Tapanrejo Kecamatan Muncar mendatangi Ketua Panitia beserta Sekretaris di Kantor Desa pada Senin (11/5/26)menjadi sorotan masyarakat.

Pasalnya kedatangan mereka bukan tanpa sebab melainkan mempertanyakan kepada panitia terkait pelaksanaan pemilihan calon anggota BPD Desa Tapanrejo yang diduga tidak sesuai jadwal yang sudah di tetapkan pada waktu sosialisasi.

Menurut keterangan dari Slamet yang juga ketua RT menyampaikan aksi ini di picu oleh tidak berjalanya agenda kegiatan patut diduga panitia ada kepentingan pribadi atau kelompok.

” Harusnya panitia ini sudah melaksanakan agenda kegiatan yang sudah di jadwalkan sesuai dengan tahapan dan keputusan dari rapat panitia karena itu sudah di sampaikan pada saat sosialisasi dan di saksikan oleh RT RW,” ungkapnya.

Lebih lanjut Slamet juga mengatakan hasil rapat panitia hingga sosialisasi tahapan penjaringan yang sudah di sampaikan jangan di ubah-ubah.

Diduga Ada Kepentingan, Warga Tuntut Ketua dan Sekertaris Panitia Penjaringan BPD Mundur

” Ditanya berita acara notulen setiap rapat panitia dari awal sekretaris tidak menyampaikan,ketua panitia dan sekretaris terkesan mengabaikan hasil kesepakatan rapat dan hasil sosialisasi yang sudah di lalui,kalau tidak mampu ketua panitia dan sekertaris ya mundur saja dari pada bikin malu,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Winarto dengan tegas mengatakan ini jelas sekali terlihat kalau ketua panitia dan sekertaris setingan dan ada kepentingan.

” Kenapa tidak dilaksanakan tanpa ada pemberitahuan kepada RT dan RW yang memiliki hak suara,apalagi sampai merubah aturan yang di sepakati mulai dari musdes hingga rapat panitia dalam setiap tahapan hingga sosialisasi kepada RT/RW, Tahapanya kan tinggal pencoblosan makanya kami menolak kalau masih tetap bersikukuh ketua panitia dan sekertaris merubah gerakan mosi tidak percaya kepada panitia ini akan semakin besar,kalau di dalam panitia sendiri tidak kompak berarti tidak mampu ketua dan sekertaris harus turun,” pungkasnya

Wanidiyanto Ketua Panitia Pemilihan BPD mengakui adanya miskomunikasi di internal kepanitiaan yang membuat pelaksanaan pemilihan belum dapat dilakukan.

“Kami menghormati aspirasi masyarakat. Ini murni suara hati warga dan bukan karena ada pihak lain. Namun memang masih ada beberapa hal yang belum selesai di internal panitia,” katanya.

sebelumnya ada hal tersebut, pelaksanaan pemilihan BPD belum dapat dijalankan sesuai jadwal yang telah direncanakan sebelumnya

Pewarta//Erny

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button