PORTAL DAERAH

Arie Toloh: Yesus Kristus Guru Agung dalam Seluruh Aspek Kehidupan Manusia

Minahasa Selatan // COBRA BHAYANGKARA NEWS

Suasana penuh sukacita dan kekhidmatan mewarnai Perayaan Natal Yesus Kristus yang diselenggarakan oleh Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Minsel–Mitra, bertempat di Gereja GMIM Talitakum Pondang, Kecamatan Amurang Timur, Senin (15/12/25).

Perayaan Natal ini menjadi momentum iman dan refleksi bagi dunia pendidikan, dengan dihadiri seluruh Kepala Sekolah dari Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Minahasa Tenggara.

Arie Toloh: Yesus Kristus Guru Agung dalam Seluruh Aspek Kehidupan Manusia

Kehadiran para pimpinan satuan pendidikan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam memaknai Natal sebagai landasan spiritual untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Minsel–Mitra, Arie Toloh, SE, dalam sambutannya menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah Guru Agung yang menjadi teladan utama dalam seluruh aspek kehidupan manusia, khususnya dalam dunia pendidikan.

“Kita belajar dari Yesus Kristus yang adalah Guru Agung, terutama tentang kerendahan hati dalam melayani. Dalam pembelajaran mendalam, kita dituntut untuk mempersiapkan karakter yang berkualitas,” ujar Arie Toloh di hadapan para pendidik dan undangan.

Lebih lanjut, Arie Toloh menekankan bahwa pembentukan karakter bukanlah perkara mudah, namun bukan pula sesuatu yang mustahil bila dijalani bersama iman kepada Tuhan.

“Membentuk karakter adalah hal yang tidak mudah, tetapi jika kita berjalan bersama Tuhan Yesus, maka yang tidak mungkin akan menjadi mungkin,” tambahnya dengan penuh keyakinan.

Arie Toloh: Yesus Kristus Guru Agung dalam Seluruh Aspek Kehidupan Manusia

Ia juga mengajak seluruh insan pendidikan, khususnya para pendidik dan kepala sekolah, untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam proses mengajar dan mendidik generasi muda.

“Marilah kita sebagai pendidik meningkatkan kolaborasi satu dengan yang lain dalam mengajar, mendidik, dan melatih, demi melahirkan sumber daya manusia yang berkarakter, beriman, dan berdaya saing,” tutup Arie Toloh.

Perayaan Natal Cabdin Minsel–Mitra ini tidak hanya menjadi ajang perayaan rohani, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan penguatan komitmen bersama bagi para pendidik untuk meneladani nilai-nilai Kristiani dalam tugas dan tanggung jawab mencerdaskan kehidupan bangsa.

(Dm Komaling)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button