PORTAL DAERAH

AIR MATA BAHAGIA DI PANGGUNG SMAN 1 AMURANG, 394 SISWA DILEPAS DENGAN HARU DAN INTEGRITAS TINGGI

MINAHASA SELATAN – MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS

Suasana haru biru menyelimuti halaman upacara SMAN 1 Amurang pagi ini. Sebanyak 394 siswa kelas XII resmi ditamatkan dalam sebuah acara penamatan yang tidak hanya megah secara visual, tetapi juga kaya akan nilai spiritual, kekeluargaan, dan transparansi. Acara yang berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026, ini menjadi saksi bisu perpisahan penuh makna antara sekolah, guru, orang tua, dan para lulusan yang siap melangkah ke babak baru kehidupan.

AIR MATA BAHAGIA DI PANGGUNG SMAN 1 AMURANG, 394 SISWA DILEPAS DENGAN HARU DAN INTEGRITAS TINGGI

Melalui Ibadah Syukur. Nyanyian pujian rohani yang dibawakan oleh seluruh dewan guru terdengar mengalun lembut, menyentuh hati setiap hadirin sebelum Firman Tuhan disampaikan oleh hamba Tuhan. Momen ini menjadi fondasi kuat bahwa keberhasilan akademik harus berjalan beriringan dengan iman dan rasa syukur kepada Sang Pencipta.

Penamatan ini dihadiri oleh seluruh siswa, ratusan orang tua wali, serta jajaran pejabat pendidikan yang menunjukkan dukungan penuh terhadap generasi muda Minahasa Selatan. Turut hadir dalam acara tersebut:

  • Kepala Bidang SMA Provinsi Sulawesi Utara, Drs. Jefri Umboh (mewakili Kepala Dinas Pendidikan Daerah, Dr. Femmy J. Suluh, M.Si.).
  • Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Minahasa Selatan, Arie Toloh, S.E.
  • Komite Sekolah dan seluruh panitia penamatan.

Kehadiran para pejabat ini memberikan semangat tersendiri bagi para wisudawan, menegaskan bahwa negara hadir dan bangga atas pencapaian mereka.

Sambutan Kepala Sekolah: Apresiasi Kolaborasi 3 Tahun

AIR MATA BAHAGIA DI PANGGUNG SMAN 1 AMURANG, 394 SISWA DILEPAS DENGAN HARU DAN INTEGRITAS TINGGI

Kepala Sekolah SMAN 1 Amurang, Swingly Liow, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Ia mengapresiasi perjalanan panjang selama tiga tahun terakhir, di mana siswa “berpacu” dalam pendidikan, menghadapi tantangan, dan akhirnya mencapai garis finish hari ini.

“Hari ini, kita melepas 394 putra-putri terbaik. Saya ingin mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada para orang tua wali. Selama tiga tahun, kalian telah berkolaborasi erat dengan anak-anak dan sekolah. Tanpa dukungan orang tua wali, proses pendidikan ini tidak akan seindah hasilnya hari ini. Secara resmi, SMAN 1 Amurang melepas anak anak dengan doa restu penuh,” ujar kepala sekolah Swingly Liow, yang sempat menahan air mata saat melihat wajah-wajah siswa yang ia bimbing.

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara, Kabid SMA Drs. Jefri Umboh menyampaikan pesan inspiratif yang menekankan esensi pendidikan.

“Sekolah adalah rumah bagi peserta didik. Di rumah ini, kalian tidak hanya menerima bekal ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar bersikap baik dan memiliki keterampilan hidup. Selama 3 tahun, kalian telah menempa diri. Namun, harapan kami bukan sekadar kelulusan. Kami mendorong agar 394 siswa ini melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Masyarakat butuh transformasi, dan pendidikan adalah pintu utama membangun kejayaan di masa depan. SMAN 1 Amurang adalah salah satu sekolah panutan, jagalah nama baiknya,” tegas Drs. Jefri Umboh.

AIR MATA BAHAGIA DI PANGGUNG SMAN 1 AMURANG, 394 SISWA DILEPAS DENGAN HARU DAN INTEGRITAS TINGGI

Pernyataan ini disambut tepuk tangan meriah, sekaligus menjadi pengingat bagi para lulusan untuk terus mengasah diri demi kemajuan daerah dan bangsa.

Salah satu momen paling membanggakan dari acara ini adalah laporan pertanggungjawaban keuangan yang disampaikan oleh Koordinator Panitia, Bapak Charters Frans. Di tengah kesibukannya di berbagai tempat, Panitia Penamatan SMAN 1 Amurang menunjukkan standar integritas yang tinggi.

Charters Frans memaparkan laporan keuangan secara sangat terperinci, mencakup:

  1. Rincian akurat uang masuk dan keluar.
  2. Detail bentuk pembelanjaan dan sewa barang.
  3. Kesesuaian antara rencana anggaran dan realisasi lapangan.

Yang paling mengharukan adalah prinsip dasar yang dipegang teguh panitia: “Sumbangan orang tua murid adalah sukarela.”

AIR MATA BAHAGIA DI PANGGUNG SMAN 1 AMURANG, 394 SISWA DILEPAS DENGAN HARU DAN INTEGRITAS TINGGI

“Kami ingin menegaskan bahwa partisipasi finansial adalah bentuk gotong royong sukarela berdasarkan kesepakatan. Bagi orang tua murid yang karena suatu hal tidak memberikan sumbangan, mereka tetap berhak sepenuhnya mengikuti penamatan.” jelas Charters Frans.

Pernyataan ini langsung diapresiasi oleh para orang tua, yang merasa dihargai dan tidak dibebani secara psikologis maupun finansial. Transparansi ini membuktikan bahwa SMAN 1 Amurang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam tata kelola organisasi yang bersih dan beradab.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pelukan hangat antara siswa, orang tua, dan guru. Banyak terlihat ayah yang memeluk erat anaknya, ibu yang mencium kening putrinya sambil berlinang air mata, dan guru-guru yang melepas dengan doa tulus.

394 siswa SMAN 1 Amurang kini resmi menjadi alumni. Mereka membawa pulang bekal ilmu, karakter, iman, dan kenangan indah tentang sebuah sekolah yang menjunjung tinggi transparansi dan kasih sayang.

Selamat jalan, angkatan 2026. Jadilah cahaya bagi Minahasa Selatan dan Indonesia.

(Dm Komaling)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button