

POPARENG — MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Selatan melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah kepala sekolah dasar, Senin (…/…/2026), bertempat di SD Negeri Popareng, Kecamatan Tatapaan.
Dalam kegiatan tersebut, Jemmy H. Sendow, S.Pd resmi menggantikan Betty Sucipto sebagai Kepala Sekolah SD Negeri Popareng.

Pergantian ini dilakukan karena Betty Sucipto telah memasuki masa purna tugas (pensiun). Diketahui, Jemmy H. Sendow sebelumnya menjabat sebagai Pengawas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Selatan.
Pelaksanaan Sertijab dipimpin langsung oleh Kepala Seksi GTK Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Minahasa Selatan, Margotje Pasiowan, SE, serta disaksikan oleh pihak terkait dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para guru, dan unsur sekolah setempat.
Selain di SD Negeri Popareng, Sertijab juga dilaksanakan untuk SD Inpres Sondaken.

Dalam Sertijab tersebut, jabatan Kepala Sekolah diserahkan dari Siane Ratu, M.Pd kepada Jammy Nender, S.Pd. Diketahui, Siane Ratu resmi mengakhiri masa jabatannya karena telah mencapai usia 60 tahun.
Pada prosesi Sertijab, Siane Ratu secara simbolis menyerahkan aset sekolah kepada kepala sekolah yang baru, berupa cap sekolah dan buku rekening Dana BOS, sebagai tanda peralihan tanggung jawab pengelolaan sekolah.

Prosesi ini turut disaksikan oleh Kasi GTK Dikdas Margotje Pasiowan, SE, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Minahasa Selatan, serta para guru.
Jammy Nender, S.Pd sendiri diketahui bertugas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa Selatan sebagai pengawas, sebelum dipercaya mengemban amanah sebagai kepala sekolah.
Sementara itu, di SD GMIM Malenos, Kecamatan Amurang Timur, terjadi pergantian kepala sekolah dari Jultje Tuuk, S.Pd kepada Deybi Elfie Lumempouw, S.Pd. Pergantian ini juga merupakan bagian dari penataan dan penyegaran kepemimpinan di lingkungan sekolah dasar di wilayah Minahasa Selatan.

Kasi GTK Dikdas, Margotje Pasiowan, SE, dalam arahannya menegaskan bahwa pergantian kepala sekolah merupakan hal yang wajar dalam sistem pendidikan, baik karena faktor pensiun maupun penugasan baru dari dinas. Ia berharap para kepala sekolah yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan mutu pendidikan, serta menjaga administrasi dan tata kelola sekolah secara profesional dan transparan.

“Pergantian ini bukan hanya seremonial, tetapi merupakan awal tanggung jawab besar dalam memajukan pendidikan dan membangun karakter peserta didik di sekolah masing-masing,” tegas Margotje Pasiowan.
Pelaksanaan Sertijab di SD Negeri Popareng ini berlangsung tertib serta menjadi momentum penting dalam kesinambungan kepemimpinan sekolah di Kecamatan Tatapaan dan wilayah Minahasa Selatan pada umumnya.
(Dm Komaling)





