PORTAL DAERAH

Mahasiswa Ilmu Kelautan Lulus Doktor dengan Model Mangrove Produktif,Delano R. Yosua Pinasang Resmi Raih Gelar Doktor Ilmu Kelautan

Manado// MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS

Ruang Sidang Pascasarjana menjadi saksi sejarah penting dalam dunia akademik kelautan Indonesia. Tepat pada Selasa, 27 Januari 2026, mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan atas nama Delano R. Yosua Pinasang secara resmi dinyatakan lulus Ujian Promosi Doktor dan dinobatkan sebagai Doktor Ilmu Kelautan setelah mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka yang berlangsung ketat dan ilmiah.

Ujian promosi doktor tersebut dipimpin langsung oleh Prof. Ir. Arthur Gehart Pinaria, MP, PhD, selaku promotor sekaligus ketua sidang, didampingi para penguji internal dan eksternal sesuai standar nasional pendidikan tinggi. Sidang berjalan dengan penuh dinamika akademik, diskusi kritis, serta pengujian mendalam terhadap metodologi dan temuan penelitian.

Dalam disertasinya, Delano memperkenalkan sebuah model pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis ekologi yang diberi nama:

MRPM (Model Restoratif–Produktif Mangrove)

Model ini secara khusus dirancang untuk diterapkan pada wilayah restorasi mangrove di Semenanjung Minahasa Selatan, dengan tujuan utama:

Mengintegrasikan konservasi lingkungan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir

Menjadikan mangrove tidak hanya sebagai kawasan lindung, tetapi juga sebagai sumber penghidupan berkelanjutan

Mengubah paradigma lama bahwa kawasan konservasi adalah wilayah “mati ekonomi”

“Model MRPM ini membuktikan bahwa restorasi mangrove tidak harus mematikan aktivitas ekonomi masyarakat. Justru sebaliknya, dengan pendekatan restoratif-produktif, masyarakat bisa memperoleh manfaat ekonomi tanpa merusak ekosistem,” ujar Delano

Selama ini, masih berkembang stigma di tengah masyarakat bahwa:
kawasan konservasi tidak boleh menghasilkan uang dan hanya membatasi ruang hidup masyarakat.

Melalui penelitian lapangan, pengumpulan data sosial-ekonomi, serta pengujian implementasi model MRPM, Delano berhasil menunjukkan bahwa:

*Mangrove dapat dikelola secara produktif

*Masyarakat dapat dilibatkan sebagai aktor utama

*Ekonomi lokal dapat tumbuh tanpa mengorbankan fungsi ekologis

Model MRPM mengombinasikan tiga pilar utama:

  1. Restorasi ekosistem mangrove
  2. Produktivitas ekonomi masyarakat pesisir
  3. Penguatan kelembagaan dan partisipasi lokal

Dengan pendekatan ini, kawasan restorasi tidak lagi menjadi beban, tetapi berubah menjadi ruang hidup produktif yang berkelanjutan.

Dalam keputusan sidang, majelis penguji menyatakan bahwa disertasi Delano:

  1. Memenuhi standar akademik nasional
  2. Memiliki kebaruan ilmiah (novelty)
  3. Memiliki manfaat praktis langsung bagi masyarakat pesisir
  4. Layak dijadikan rujukan kebijakan pengelolaan mangrove berbasis masyarakat

Ketua sidang, Prof. Ir. Arthur Gehart Pinaria, MP, PhD, menyampaikan apresiasi atas kualitas penelitian yang dipresentasikan.
“Disertasi ini tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga aplikatif. Model MRPM dapat menjadi panduan strategis bagi daerah pesisir, khususnya di wilayah Minahasa Selatan, dalam membangun ekonomi berbasis konservasi,” tegasnya.

Keberhasilan Delano R. Yosua Pinasang meraih gelar doktor ini diharapkan:

Menjadi referensi baru dalam pengelolaan mangrove nasional

Memberi kontribusi nyata bagi kebijakan pembangunan pesisir

Menguatkan sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat

Model MRPM dinilai relevan untuk diterapkan di berbagai wilayah pesisir Indonesia yang memiliki karakteristik ekosistem mangrove dan tantangan sosial-ekonomi serupa.

Dengan dinyatakannya lulus ujian promosi doktor, maka Delano R. Yosua Pinasang resmi menyandang gelar Doktor (Dr.) di bidang Ilmu Kelautan.

Pencapaian ini menandai kontribusi penting bagi dunia ilmu pengetahuan sekaligus bagi masyarakat pesisir yang selama ini hidup berdampingan dengan kawasan mangrove.

Ujian promosi doktor ini menjadi bukti bahwa riset akademik tidak hanya berhenti pada ruang kelas, tetapi mampu menghadirkan solusi konkret bagi persoalan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Pewarta: Dm Komaling

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button