PORTAL DAERAH

Posyandu Desa Makaaroyen Direalisasikan Awal 2026, Wujud Kepedulian Nyata Pemerintah Desa terhadap Lansia dan Anak Berisiko Stunting

Minahasa Selatan, Modoinding // MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS

Pemerintah Desa Makaaroyen, Kecamatan Modoinding, mulai merealisasikan program Posyandu Desa pada awal tahun 2026, tepatnya 22 Januari 2026, sebagai langkah nyata meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya lansia dan balita yang berisiko mengalami gizi kurang dan stunting.

Pelaksanaan posyandu ini disambut antusias oleh warga. Sejak pagi hari, lansia dan ibu-ibu membawa anak mereka memadati lokasi kegiatan, mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkelanjutan dan menyentuh langsung kebutuhan dasar mereka.

Dalam kegiatan tersebut, Posyandu Desa Makaaroyen melaksanakan sejumlah layanan kesehatan penting, di antaranya:

Pemeriksaan kesehatan lansia, meliputi pemeriksaan asam urat, gula darah, dan kolesterol, sebagai upaya deteksi dini penyakit tidak menular yang kerap mengancam usia lanjut.

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa bubur kacang hijau, sebagai asupan bergizi untuk menjaga stamina dan kesehatan peserta posyandu.

Posyandu Desa Makaaroyen Direalisasikan Awal 2026, Wujud Kepedulian Nyata Pemerintah Desa terhadap Lansia dan Anak Berisiko Stunting

Pemberian makanan tambahan khusus bagi balita dan anak dengan gizi kurang serta berisiko stunting, berupa susu balita, telur, dan buah-buahan, guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.

Kepala Desa Makaaroyen, I. Mande Amos Yofol, S, Farm. dalam keterangannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan program berkelanjutan yang telah dirancang secara matang.

“Pemberian makanan tambahan dan pelayanan kesehatan ini dilaksanakan setiap bulan. Untuk balita yang terdeteksi berisiko gizi kurang atau stunting, kami lakukan pemantauan secara rutin setiap satu minggu sekali,” ujar Kades Makaaroyen.

Ia menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen penuh mendukung program nasional penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas hidup lansia.

Menurutnya, kesehatan adalah fondasi utama pembangunan desa, dan perhatian terhadap generasi masa depan harus dimulai sejak dini.

Program Posyandu Desa Makaaroyen ini menjadi bukti bahwa dana dan kebijakan desa dapat diarahkan secara tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat. Kehadiran posyandu tidak hanya memberi layanan medis, tetapi juga membawa harapan, kepedulian, dan rasa aman bagi warga desa.

Dengan adanya pemantauan rutin dan pemberian gizi yang terarah, masyarakat berharap angka gizi kurang dan stunting di Desa Makaaroyen dapat ditekan secara signifikan, serta para lansia tetap sehat dan produktif di usia senja.

Posyandu Desa Makaaroyen kini menjadi simbol kepedulian pemerintah desa yang hadir di tengah masyarakat, bekerja bukan hanya melalui kata-kata, tetapi melalui aksi nyata yang menyentuh kehidupan warga dari hari ke hari.

(Dm Komaling)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button