

Minahasa Selatan // MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS
Suasana penuh kehangatan dan makna terasa di ruang kerja Kepala Kepolisian Resor Minahasa Selatan, AKBP David Candra Babega, SIK, MH.
saat menerima kunjungan para wartawan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Senin (9/2/2026).
Pertemuan itu bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momen bersejarah yang mempererat hubungan emosional antara insan pers dan aparat kepolisian.
Dengan senyum tulus dan sikap ramah, Kapolres Minsel menyambut para jurnalis yang datang sebagai penyampai suara rakyat.
Di tengah kesibukan menjaga keamanan wilayah, AKBP David Chandra Babega tetap meluangkan waktu untuk berdialog dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada insan pers yang selama ini setia menjalankan tugas di lapangan, sering kali di bawah terik matahari dan hujan demi menyajikan informasi kepada masyarakat.
Dalam wawancara yang berlangsung penuh keakraban, Kapolres menyampaikan pesan yang menyentuh hati tentang pentingnya peran pers bagi bangsa dan daerah.
“Polri mengapresiasi peran insan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusifitas dan mencerdaskan masyarakat melalui informasi yang akurat dan berimbang. Sinergi antara pers dan kepolisian adalah kekuatan dalam menjaga keamanan serta memperkuat demokrasi,” ujar AKBP David Chandra Babega
Pernyataan tersebut sontak mendapat respons haru dari para wartawan.
Bagi mereka, kalimat itu bukan hanya ucapan formal, tetapi pengakuan atas perjuangan panjang insan pers yang kerap berada di garis depan informasi, menghadapi risiko, tekanan, bahkan ancaman demi kebenaran.
Kapolres juga menegaskan bahwa di era digital saat ini, peran pers semakin vital untuk melawan hoaks, provokasi, dan informasi menyesatkan yang dapat memecah belah persatuan.
Menurutnya, pers yang profesional dan bertanggung jawab adalah benteng utama dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan wilayah Minahasa Selatan.
“Pers bukan musuh Polri, melainkan sahabat perjuangan. Kita punya tujuan yang sama, yakni melayani masyarakat, menjaga kedamaian, dan membangun kepercayaan publik,” tambahnya.
Suasana semakin mengharukan ketika Kapolres menyampaikan harapannya agar hubungan baik antara Polres Minahasa Selatan dan insan pers terus terjalin kuat. Ia menekankan bahwa keterbukaan informasi adalah wujud komitmen Polri terhadap transparansi dan pelayanan publik yang humanis.
Para wartawan yang hadir pun menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat tersebut. Mereka menilai sikap Kapolres sebagai simbol nyata bahwa pers dan kepolisian dapat berjalan berdampingan, saling menguatkan, bukan saling mencurigai.
Momentum Hari Pers Nasional kali ini di Minahasa Selatan menjadi lebih dari sekadar peringatan tahunan. Ia menjelma menjadi panggilan nurani bahwa pers dan Polri memiliki tanggung jawab moral yang sama: menjaga masyarakat dari kebodohan informasi, dari perpecahan, serta dari ketakutan.
Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, pesan Kapolres Minsel menjadi cahaya harapan bahwa sinergi antara pena wartawan dan seragam polisi adalah fondasi kuat bagi daerah yang aman, damai, dan demokratis.
Hari Pers Nasional bukan hanya milik wartawan, tetapi juga milik seluruh rakyat Indonesia yang haus akan kebenaran. Dan dari Minahasa Selatan, suara persatuan itu kembali digaungkan:
Pers dan Polri bersatu untuk negeri.
Peliput: Dm Komaling





