PORTAL DAERAH

Gerakan Indonesia ASRI Resmi Diterapkan di SMKN 1 Amurang

Amurang // MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS

Instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) kini resmi diterapkan di Provinsi Sulawesi Utara.

Program strategis nasional tersebut ditindaklanjuti langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dan diteruskan ke satuan pendidikan melalui jajaran Dinas Pendidikan, termasuk di SMKN 1 Amurang.

Implementasi program ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Amurang, Jevie Maliangkay, S.Pd, dengan melibatkan seluruh unsur sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan hingga para siswa. Gerakan ASRI bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah, sekaligus menanamkan budaya hidup bersih dan tertib sejak dini.

Dalam pelaksanaannya, program ASRI di SMKN 1 Amurang difokuskan pada penataan dan pembersihan lingkungan sekolah yang mencakup tiga poin utama, yaitu:
Penanganan sampah, baik sampah organik maupun nonorganik,
Penertiban baliho, iklan, dan poster yang dipasang tidak pada tempatnya,
Penataan kabel yang semrawut demi menjaga keselamatan dan estetika lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut dilakukan melalui kerja bakti rutin setiap minggu oleh guru dan siswa sebagai bentuk nyata dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.
Program Gerakan Indonesia ASRI di SMKN 1 Amurang secara resmi diawali dengan apel perdana yang dipimpin oleh Kepala Cabang Dinas Dikdas Minahasa Selatan, Mitra Arie Toloh, SE, pada Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di lapangan upacara SMKN 1 Amurang.

Apel tersebut menjadi momentum awal komitmen seluruh warga sekolah dalam mendukung program nasional yang digagas Presiden RI.

Gerakan Indonesia ASRI Resmi Diterapkan di SMKN 1 Amurang

Dalam sambutannya, Arie Toloh, SE, menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi budaya dan kebiasaan baru di lingkungan pendidikan.
“Sekolah harus menjadi contoh bagi masyarakat sekitar. Lingkungan yang bersih dan tertata akan menciptakan suasana belajar yang nyaman dan sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Amurang, Jevie Maliangkay, S.Pd, saat ditemui wartawan menjelaskan bahwa pihaknya siap melaksanakan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto dan gubernur Sulawesi Utara bapak Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus SE secara berkelanjutan.
“Gerakan Indonesia ASRI ini sangat sejalan dengan visi pendidikan karakter di sekolah. Kami tidak hanya mengajarkan teori di kelas, tetapi juga membentuk karakter siswa melalui tindakan nyata, seperti menjaga kebersihan, menata lingkungan, dan hidup disiplin,” ungkap Maliangkay.

Ia menambahkan bahwa program ASRI akan menjadi agenda rutin sekolah dan dimasukkan dalam kegiatan ekstrakurikuler serta pembinaan siswa.
“Melalui kerja bakti setiap minggu, siswa dibiasakan peduli terhadap lingkungan. Ini bukan hanya tentang bersih-bersih, tetapi tentang membangun rasa tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Para siswa pun menyambut positif program tersebut. Mereka mengaku merasa lebih nyaman belajar di lingkungan sekolah yang bersih, rapi, dan tertata. Selain itu, keterlibatan langsung dalam kegiatan ASRI membuat mereka lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan sejak usia muda.

Dengan diterapkannya Gerakan Indonesia ASRI di SMKN 1 Amurang, diharapkan sekolah ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Minahasa Selatan dalam mendukung program pemerintah pusat dan provinsi.
Sinergi antara Presiden RI, Gubernur Sulawesi Utara, Dinas Pendidikan, dan pihak sekolah menjadi bukti bahwa gerakan nasional dapat diwujudkan secara nyata hingga ke tingkat satuan pendidikan.

Gerakan Indonesia ASRI bukan hanya sekadar slogan, tetapi sebuah langkah konkret menuju Indonesia yang lebih bersih, sehat, aman, dan indah, dimulai dari lingkungan sekolah.

Peliput: Dm Komaling

(cahptw CBN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button