PORTAL DAERAH

Program ( Oplah ) Desa Saronggi Kec Saronggi Sangat Bermanfaat bagi Petani

SUMENEP — MEDIA COBRA BAYANGKARA NEWS

Sumenep Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan optimalisasi pemanfaatan lahan melaksanakan kegiatan evaluasi Program Optimalisasi Lahan (Oplah) Desa Saronggi
Kegiatan ini dihadiri oleh koordinasi penyuluh pertanian kecamatan Saronggi kabupaten sumenep Bahtiar Julianto S.Pt, PPL Rimaniyati desa saronggi, serta para petani yang tergabung dalam kelompok tani Surya Tani desa saronggi setempat,( 19/01/2026)

Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan program Oplah berjalan sesuai rencana serta mengidentifikasi berbagai kendala teknis yang dihadapi di lapangan.

Dalam kunjungan lapang meninjau langsung kondisi lahan, dan perkembangan tanaman yang telah ditanam pada siklus musim tanam ini, Beberapa catatan penting dan rekomendasi teknis juga disampaikan guna perbaikan pada tahap pelaksanaan selanjutnya.

Program ( Oplah ) Desa Saronggi Kec Saronggi Sangat Bermanfaat bagi Petani

Program Oplah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan produktivitas lahan marginal agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung ketahanan pangan nasional korluh Pertanian, dan masyarakat petani diharapkan menjadi model sinergi yang berkelanjutan demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan,

Koordinasi penyuluh pertanian kecamatan Saronggi ( Bahtiar Julianto SPt ) sa’at di wawancara media cobra Bayangkara news mengatakan tiap satu Minggu saya akan turun kelapan ingin melihat perkembangan padi, bagi petani klau ada keluhan atau kendala yg terjadi sama pertumbuhan padi bisa konsultasi kekantor atau sy turun langsung kelapangan jangan sampai terkena hama, tuturnya

Ketua kelompok Sukardi menyampaikan banyak terimakasih pada Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid SE, M.Si dan koordinasi penyuluh pertanian kecamatan saronggi Bahtiar Julianto S.pt, Oplah kini dirasakan langsung oleh petani desa saronggi, kini dapat bertanam padi setidaknya satu kali dalam setahun, bahkan memperluas pola tanam, baru pertama kali tanam padi, tuturnya.

(Pewarta //Kaperwil/ Rahman )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button