PORTAL POLRES

Hari Santri Nasional 2026, Polsek Pujer Bagi 400 Mushaf Al-Qur’an di Desa Terpencil Perbatasan.

BONDOWOSO – MEDIA COBRA BHAYANGKARA NEWS

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, jajaran Kepolisian Sektor Pujer Polres Bondowoso melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan ratusan mushaf Al-Qur’an kepada para santri di wilayah terpencil.

Hari Santri Nasional 2026, Polsek Pujer Bagi 400 Mushaf Al-Qur’an di Desa Terpencil Perbatasan.

Kegiatan pembagian Al-Qur’an ini difokuskan di wilayah perbatasan antara Kabupaten Bondowoso dengan Kabupaten Jember yang selama ini minim akses bantuan pendidikan keagamaan.

Sebanyak 400 mushaf Al-Qur’an dibagikan kepada para santri di 20 lembaga pendidikan yang terdiri dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Madrasah Diniyah yang tersebar di empat desa, yakni Desa Alas Sumur, Sukodono, Mangli dan Sukowono, Kecamatan Pujer. Tiga dari empat desa tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten Jember.

Hari Santri Nasional 2026, Polsek Pujer Bagi 400 Mushaf Al-Qur’an di Desa Terpencil Perbatasan.

Kapolsek Pujer, Iptu Hendri Maulana, SH MH, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan agama di desa terpencil.
Menurutnya, bantuan mushaf Al-Qur’an ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan di desa, serta memberikan support dan motivasi belajar kepada para santri agar lebih semangat dalam menimba ilmu agama.

“Ini adalah wujud Polisi Peduli Pendidikan dan implementasi program Polisi Jogo Sekolah. Kami ingin hadir tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga ikut mencerdaskan anak bangsa. Semoga 400 mushaf ini bermanfaat dan menjadi motivasi bagi adik-adik santri untuk lebih giat belajar mengaji,” ujar Iptu Hendri Maulana.

Hari Santri Nasional 2026, Polsek Pujer Bagi 400 Mushaf Al-Qur’an di Desa Terpencil Perbatasan.

Program Polisi Jogo Sekolah sendiri merupakan komitmen Polres Bondowoso untuk terus bersinergi dengan lembaga pendidikan, mulai dari menjaga keamanan lingkungan sekolah hingga memberikan dukungan sarana prasarana pendidikan keagamaan.

Kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan positif dari para pengasuh pondok, ustadz, serta antusiasme tinggi dari para santri penerima bantuan.
Para pengasuh berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, karena sangat membantu TPQ dan Madin yang keterbatasan mushaf layak pakai.

(cahptw CBN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button